KPID Sulsel Minta Lembaga Penyiaran Prioritaskan Program Lokal

454

Kpid-sulsel.go.id – Bone, salah satu proses inti untuk mendapatkan RK atau Rekomendasi Kelayakan kemudian memperoleh izin bersiaran bagi lembaga penyiaran adalah pelaksanaan Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) dengan melibatkan bebebrapa unsur,  antara lain Balai Monitoring Kelas 1 Makassar, Polres setempat, tokoh masyarakat dan ormas lainnya.

Kamis 15 maret 2018, kembali dua lembaga penyiaran yakni Radio Elnino Jaya dan Radio Suci FM akan memulai tahap awal perizinan Evaluasi Dengar Pendapat yang akan berlangsung di kawasan Ratu Lingga Kabupaten Bone.

Dalam proses EDP tersebut Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Sulsel,  Riswansyah Muchsin meminta agar lembaga penyiaran yang akan bersiaran, hendaknya memprioritaskan konten-konten kearifan lokal,  ini penting agar masyarakat atau pendengar radio tersebut tidak lupa dengan budaya dan adat daerah Sulsel.

Disamping itu Lembaga Penyiaran di Kabupaten Bone juga dihimbau ikut terlibat dan menjadi garda terdepan dalam penanganan Anti Hoax atau berita bohong.

Riswansyah Muchsin Selaku Komisioner KPID Sulsel saat melakukan Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) pada salah satu Lembaga Penyiaran di Kab.Bone

Riswansyah menegaskan agar lembaga penyiaran lebih memperhatikan konten siaran yang memberikan manfaat dan bernilai informasi yang sehat untuk masyarakat apalagi dalam kondisi Pilkada serentak tahun ini. Selain itu, dirinya juga meminta agar lembaga penyiaran di Kabupaten Bone bisa berlaku independent dan netral terhadap kontestan Pilkada, bukan berarti tidak terlibat dalam hiruk pikuk tersebut namun mewadahi seluruh calon dan berlaku adil untuk memberi porsi yang sama dalam pemberitaan maupun siaran.

Laporan : Riswansyah Muchsin