Televisi Berkontribusi Dalam Penanaman Nilai, KPI Minta Televisi Terus Benahi Kualitas Siaran

81

Kualitas program siaran televisi berdasarkan riset yang digelar Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pada bulan Juli-Agustus 2021, terus merangkak naik. Dari delapan program siaran yang dinilai, lima diantaranya telah melampaui nilai standar yang ditetapkan KPI. Program berita, talkshow, religi, wisata budaya dan program anak, secara konsisten menunjukkan kualitas yang baik dengan capaian angka indeks di atas 3. Sedangkan tiga program lainnya yakni infotainment, sinetron dan variety show, masih di bawah standar. Hal tersebut disampaikan Andi Andrianto, Koordinator Tim Litbang KPI Pusat saat menyampaikan hasil riset indeks kualitas program siaran televisi periode II tahun 2021, (2/12).

Dari riset ini, didapati gambaran detil dari masing-masing program siaran serta penilaian dari beragam aspek penilaiaan. Andi memaparkan, untuk program berita, meski mencapai angka standar 3 yang ditetapkan KPI, nilai yang didapat pada periode ini turun dari periode berikutnya. Catatan penting untuk program berita yang didapat dari riset ini adalah masih didapati berita yang mencampurkan antara opini dan fakta.

Sedangkan untuk tiga program siaran yang mendapat angka rendah, Andi berharap ada perbaikan signifikan yang dilakukan lembaga penyiaran. “Agar program sinetron, variety show dan infotainment dapat menghilangkan aspek-aspek negatif yang dinilai masih kuat mewarnai tiga program tersebut,” ujarnya. Secara khusus Andi mengungkap, dalam riset ini ditemukan bahwa konten yang mengangkat kehidupan artis dalam suatu program reality show seperti ajang lomba menyanyi yang ditayangkan stasiun televisi meskipun memiliki kesan promosi namun dinilai jauh lebih aman dibandingkan konten-konten yang mengumbar masalah privat.

Untuk program religi, menurut Andi, capaian nilai indeksnya sudah baik. Namun catatan penting dalam riset untuk program ini, adanya harapan untuk seluruh agama di Indonesia dapat hadir di siaran televisi secara proporsional. Sedangkan untuk program wisata budaya, mendapat capaian nilai indeks paling tinggi. Hanya saja tayangan wisata budaya di stasiun televisi kita berkurang. “Dalam penilaian riset kali ini, hanya empat stasiun televisi yang masuk ke dalam sample penilaian, yakni TVRI, Metro TV, Trans 7 dan Kompas TV,” ujarnya.

KPI berharap, lembaga penyiaran dapat mempertahankan program siaran yang sudah baik dan meningkatkan kualitas dari program-program yang belum mencapai angka berkualitas. Bagaimapapun juga tayangan yang bermutu akan membuat perilaku orang menjadi baik, ujar Andi mengutip American Psychology Association. “Televisi kita menanamkan sebuah nilai dan kita ingin televisi menampilkan program siaran yang baik dan berkualitas, karena itulah nilai yang ingin kita tanamkan dalam bermasyarakat dan juga dalam kehidupan berbangsa,” tutup Andi.