KPI Bersama KPID Sulsel Gelar Kuliah Penyiaran dan Sosialisasi Siaran Digital Di Kampus UIN Makassar

85

KPID-SULSEL, KPI Pusat dan KPID Sulsel mengadakan Kuliah Penyiaran dengan mengusung tema ” Lebih Cerdas Memilih Tayangan Di Era Penyiaran Digital ” sekaligus sosialisasi siaran digital dan ASO tahap 1 di Sulsel, bertempat di fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Samata, Selasa (29/03/22).

Dihadiri oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi serta Civitas Akademik FDK UIN Samata.

Kuliah umum yang dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Adab dan Komunikasi, Dr. Firdaus Muhammad, M.A

Koordinator Bidang PS2P KPI Pusat, Muhammad Reza, selaku pemateri pada kuliah umum ini mengungkapkan tugas dan fungsi KPI dan KPID. Beliau juga menegaskan “bahwa  kecanggihan dan kualitas gambar yang lebih baik menjadi keunggulan siaran digital dibandingkan dengan siaran analog”.

Disamping itu, kualitas transmisi data TV digital mencapai 2 mega dan tidak ada hubungannya dengan penggunaan signal data/jaringan.

Pada sesi diskusi kuliah umum tersebut, Reza memaparkan peraturan KPI terkait pelanggaran lembaga siaran. Menurutnya, “saat ini lembaga penyiaran cukup tahu batasan-batasan dalam membuat sebuah program atau produksi tayangan, Mereka sudah paham Pedoman Perilaku Penyiaran Dan Standar Program Siaran ( P3SPS )”.

“KPI bekerja setelah program lembaga penyiaran tayang sehingga tidak ada hak untuk menegur program sebelum tayang. Lembaga sensor yang berhak melakukan evaluasi konten/program sebelum tayang” jelas Reza.

Dalam kesempatan ini Reza berharap UIN, KPI beserta KPID Sulsel mengadakan mata kuliah khusus terkait P3SPS serta membuat program nonton bareng terkait tv digital.

Muhammad Takbir, Kabiro TV One Makassar, turut menjadi pemateri pada kuliah umum tersebut. sampaikan bahwa “awal mula TV One hadir di Indonesia dengan mengusung News sebagai baromater medianya”.

“Masa pandemi mempengaruhi penurunan pendapatan media TV”, imbuhnya.